Tingkatkan Kualitas Calon Pengawas Syariah, DSN-MUI Institute Gelar Pelatihan Dasar Muamalah Maliyah

Jakarta, 1/2/2020. DSN-MUI Institute membuka rangkaian pelatihan ditahun 2020 dengan menggelar Pelatihan Dasar Muamalah Maliyyah selama 3 hari (30-29 Januari sd 1 Februari 2020) di Jakarta akhir pekan ini. Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) DSN-MUI Prof. Dr. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag.

Berbeda dengan model pelatihan sebelumnya, mulai bulan januari 2020 DSN-MUI Institute membagi tingkat/level pelatihan menjadi 2 (dua), yaitu Pelatihan Dasar Muamalah Maliyah dan Fatwa DSN-MUI dan Pelatihan Dasar Pengawasan Syariah. Pelatihan Dasar Muamalah Maliyah menyajikan materi-materi dasar syariah seperti Ushul Fiqh, Qawaid Fiqhiyyah, Dasar-dasar Fiqh Muamalat dan Pengantar Lembaga Keuangan Syariah. Sedangkan pada Pelatihan Dasar Pengawasan Syariah akan diberikan materi praktis terkait ketrampilan melakukan pengawasan pada Lembaga Keuangan Syariah (LKS) atau lembaga Bisnis Syariah (LBS), seperti ketrampilan membaca draf perjanjian (akad), Standar operasional produk, laporan keuangan, tekhnik membuat opini (pernyataan kesesuaian syariah), dan aspek pemasaran produk-produk syariah di LKS/LBS. (Info pelatihan DSN-MUI Institute)

Perubahan ini adalah hasil rapat pimpinan berdasarkan evaluasi pelatihan yang selama kurang lebih 2 (tahun) diselenggarakan oleh DSN-MUI Institute. Harapannya skema baru ini meningkatkan kualitas pemahaman dan keterampilan peserta dengan bertambahnya durasi hari pelatihan. Selain itu, peserta yang boleh ikut pelatihan Pengawasan Syariah adalah individu yang minimal menguasai materi-materi dasar Muamalah Maliyah dibuktikan dengan kelulusan di level pertama ini.

Direktur DSN-MUI Insitute, Ah. Azharuddin Lathif, M.Ag., M.H. mengatakan bahwa meningkatnya bobot materi dan durasi pelatihan merupakan bentuk komitmen DSN-MUI untuk membekali peserta pelatihan ketika telah terjun dalam dunia praktik. “Fiqih Mauamlah merupakan modal utama bagi DPS dalam mengawasi praktik di LKS/LBS, sehingga pemahaman terhdap akad syariah perlu ditingkatkan” Ujarnya disela-sela perlatihan. Peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 34 orang dari berbagai daerah di Indonesia dan 24 diantaranya telah dinyatakan lulus. Adapun yang bertugas sebagai narasumber pada pelatihan ini antara lain, Prof. Dr. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag., Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag., Dr. Moch. Bukhori Muslim, Lc., M.A., Abdul Mughni, Lc. M.A., Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc., M.A., Drs. H. Aminudin Yakub, M.A., dan Ah. Azharuddin Lathif, M.Ag., M.H

DSN-MUI INSTITUTE

DSN-MUI INSTITUTE