Akad Syirkah dan Mudharabah

Sistem bisnis dan keuangan syariah tumbuh serta berkembang di berbagai negara, baik di kawasan yang mayoritas penduduknya muslim maupun yang penduduk muslimnya minoritas. Sekarang ini, sistem ekonomi dan keuangan syariah tidak hanya dianggap sebagai bagian dari ajaran islam, tetapi lebih dari itu, pandangan serta sikap hidup halal (antara lain dengan tidak melakukan transaksi yang dilarang) diyakini akan berdampak pada terbentuknya kesejahteraan.

Salah satu kegiatan fiqh mu’amalah maliyyah adalah syirkah dan mudharabah. Secara umum syirkah diartikan akad antara dua pihak atau lebih untuk menyatukan modal usaha (dalam rangka berbagi) keuntungan dan rugi di antara para mitra. Sedangkan mudharabah berasal dari kata dharaba yang memiliki arti beragam karena bergantung pada kata ikutannya. Akad mudharabah secara historis tidak bisa dilepaskan dari konsep syirkah karena mudharabah merupakan bagian dari syirkah.

  • Penulis: Prof. Dr. H. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag. & Dr.. H. Hasanudin, M.Ag.
  • ISBN: 978-602-7973-53-4
  • Halaman: 310
  • Ukuran: 15.5 x 24 cm
  • Tahun Terbit: 2017
  • Harga: Rp. 85.000
DSN-MUI INSTITUTE

DSN-MUI INSTITUTE