Akad Ijarah dan Ju’alah

Sistem bisnis dan keuangan syariah tumbuh serta berkembang di berbagai negara, baik di kawasan yang mayoritas penduduknya muslim maupun yang penduduk muslimnya minoritas. Sekarang ini, sistem ekonomi dan keuangan syariah tidak hanya dianggap sebagai bagian dari ajaran islam, tetapi lebih dari itu, pandangan serta sikap hidup halal (antara lain dengan tidak melakukan transaksi yang dilarang) diyakini akan berdampak pada terbentuknya kesejahteraan.

Salah satu kegiatan fikih mu’amalah maliyyah adalah ijarah dan ju’alah. Ijarah merupakan salah satu akad mu’awadhat, yaitu transaksi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau manfaat material. Sedangkan ju’alah adalah janji untuk memberikan imbalan ja`izah (al-ju’alah aw al-wa’d bi ja`iah) kepada pihak lain apabila berhasil mencapai natijah tertentu.

Dalam buku ini dibahas mengenai arti ijarah, dalil, dan rukunnya; ujrah dan sebab wajib bayarnya; mahal al-manfa’ah dan cara pemanfaatannya; ijarah-jasa: leasing dan imbt; fatwa DSN-MUI dan produk IMBT; al-bai’ wa al-isti’jar (ijarah-sale and lease back); ulang-sewa dan ijarah pararel; ijarah atas jasa keagamaan; jasa pengurusan haji; serta akad ju’alah.

  • Penulis: Prof. Dr. H. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag. & Dr. H. Hasanudin, M.Ag.
  • ISBN: 978-602-7973-53-4
  • Halaman: 306
  • Ukuran: 15.5 x 24 cm
  • Tahun Terbit: 2017
  • Rp. 85.000
DSN-MUI INSTITUTE

DSN-MUI INSTITUTE