DSN-MUI Mendalami LPMUBTI Syariah Bersama Otoritas Jasa Keuangan

Jakarta, 21/03/2019. Inovasi keuangan digital terus berkembang di Indonesia ditandai dengan lahirnya banyak layanan jasa keuangan yang menggunakan teknologi informasi yang dikenal dengan istilah fintech (financial technology). “Saat ini sudah ada 99 fintech lending yang terdaftar resmi di OJK yang diantaranya 3 fintech menyelenggarakan kegiatan fintech berdasarkan prinsip syariah,” demikian pemaparan Hendrikus Sanagih, Direktur Pengawasan Industri Keuangan Non Bank OJK di pembukaan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia pada Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) pada hari Kamis, 21 Maret 2019 pukul 08.00-15.00 WIB di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Pelatihan ini diselenggarakan OJK untuk para anggota Badan Pengurus Harian Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), calon Dewan Pengawas Syariah beberapa pengurus fintek peer to peer lending yang sudah dan/atau akan membuka produk syariah. Acara ini bertujuan agar para anggota BPH DSN-MUI dan pengawas syariah mendalami pengetahuan tentang fintech yang merupakan “pendatang baru” di sektor jasa keuangan syariah. Fasilitator pelatihan ini adalah OJK dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia.

Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag., Wakil Ketua DSN-MUI dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada OJK yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Sebelum memberikan pendapat hukum atas fintech, maka seharusnya para pengawas syariah mempelajari dan mendalami transaksinya kepada para pelaku industri. Fintech syariah menghilangkan unsur-unsur yang dilarang Islam sehingga transaksi yang dilaksanakan tidak bertentangan dengan prinsip syariah. DSN-MUI sudah menerbitkan fatwa nomor 116 tentang uang elektronik dan 117 tentang layanan pembiayaan berbasis teknologi informasi. “Kun ‘Aaliman aw Muta’alliman, sebagai pengurus DSN-MUI dan pengawas syariah harus orang yang berilmu (‘alim) atau yang menuntut ilmu (muta’alliman)”, demikian Kiai Hasan mengutip hadis nabi untuk memotivasi peserta menjadi forum ini sebagai sarana pembelajaran.

DSN-MUI INSTITUTE

DSN-MUI INSTITUTE